Jatuh Cinta - 1

Hai kamu.
Pria dengan topi seperti kopyah yang selalu ku suka. Sejak pertama melihatmu, hatiku rasanya berdebar. Seperti anak muda yang baru pertama merasakan cinta.

Sore itu di sebuah rumah tua, aku hanya duduk di barisan paling belakang. Sementara kamu sedang bercanda dengan kawan - kawanmu. Saat itu jangankan menyapa, menanyakan namamu saja aku tak berani hihi. Sampai tiba giliran ku maju untuk menuliskan sebuah jawaban di papan, kemudian kamu menyusul di belakang. Saat itulah aku baru tahu namamu. Lucu ya.

Padahal saat itu aku sedang patah sepatah patahnya. Tapi melihat mu dari jauh, sampai lupa rasanya hati yang sedang patah :)

Waktu berlalu, beberapa bulan kemudian kita kembali dipertemukan. Kamu duduk sambil memainkan handphone di ujung ruangan. Aku yang baru datang, cuma bisa mesam mesem bahagia hehehe.

Setelah 2 tahun, tiba - tiba kamu muncul lagi lewat aplikasi chating. Bahagia? Oh tentu. Sangat. Mungkin seperti ini ya rasanya jatuh cinta diam diam. Cuma kita saja yang bisa merasakan.

Yah begitu lah, bahkan sampai sekarang aku tak cukup berani untuk memulai percakapan. Padahal kalau dibayangkan, seru ya seandainya kita bisa ngobrol berdua hehehe :D

Sampai bertemu lagi yaa :)

Comments

Popular Posts